Categories
Berita

Mancini Raih Kemenangan Pertama di Inter Milan

inter milan

Inter Milan akhirnya meraih kemenangan perdana mereka, terhitung sejak tongkat kepelatihan diambil alih oleh Roberto Mancini beberapa pekan yang lalu. Kemenangan tersebut dipetik saat melawat ke Stadio Marc’Antonio Bentegodi, kontra tim tuan rumah Chievo Verona. Pertandingan itu berkesudahan dengan skor 0-2, kemenangan La Beneamata, namun demikian mereka tetap tak bisa menembus 10 besar klasemen sementara Serie A Italia dengan total 20 poin terkumpul.

Di pihak lain, tuan rumah Chievo Verona yang menelan kekalahan harus rela terdampar di peringkat ke-17.

Sejak awal pertandingan, pelatih Roberto Mancini mengkombinasikan duet Mateo Kovacic dan Rodrigo Palacio, hal ini disebabkan herhanes dan jonathan yang tengah menepi karena cedera.

Hasilnya cukup efektif, pada menit ke-19, Kovacic sukses membuka keunggulan bagi tim tamu, berawal dari umpan gagal Yuto Nagatomo, bola dihalau oleh Gamberini, tapi malah jatuh tepat di hadapan Kovacic, tanpa pikir panjang gelandang 20 tahun asal Kroasia itu langsung melepaskan tembakan yang tak bisa diantisipasi Bizzari, skor sementara 0-1.

Di sisa waktu babak pertama, Samir Handanovic melakukan beberapa penyelamatan gemilang atas gempuran tim tuan rumah. Alhasil, kedudukan 0-1 bertahan sampai jeda.

10 Menit usai kick off babak kedua, Nerazzuri menggandakan keunggulan, adalah Andrea Ranocchia yang sukses mencetak gol lewat sepakan Voli indah dan berakhir di gawang Bizzari, skor 0-2, untuk keunggulan Inter Milan.

Tim Tuan Rumah menunjukkan reaksi yang sangat bagus usai tertinggal dua gol, bahkan mereka berhasil mendapat sejumlah peluang bagus. Tapi sayang, tak satupun dari peluang tersebut yang berujung gol, kedudukan 0-2 pun berakhir sampai laga usai.

Categories
Berita

Nasri Adalah Penyesalan Terbesar Roberto Mancini

Samir Nasri

Taktikal asal Italia yang kini menangani Galatasaray ‘Roberto Mancini’ mengaku menyesal sempat menggaet Samir Nasri ketika ia menjadi Arsitek Manchester City.

Samir Nasri, ketika masih berseragam Arsenal, gelandang asal Prancis itu digadang-gadang bakal menjadi bintang dunia dengan talenta yang dimilikinya. Namun sayang, ketika memutuskan untuk pindah ke Manchester City, bakat yang dimiliki gelandang 26 tahun itu seolah terlihat tidak terlalu mencolok. Ternyata hal itupun dirasakan oleh Mantan Arsitek Citizen yang merupakan dalang dibalik datangnya Nasri ke Etihad Stadium, dialah Roberti Mancini.

Bahkan, pelatih yang kini menangani Galatasaray itu menyebutkan bahwa Samir Nasri adalah penyesalan terbesar dalam karirnya sebagai pelatih sepak bola. Mancini menyayangkan Nasri yang tidak bisa menyeimbangkan antara talenta yang dimiliki dan produktivitasnya sebagai pemain berbakat dan penuh talenta.

“Nasri adalah salah satu pemain dengan talenta luar biasa, namun produktivitasnya sungguh tidak seimbang dengan talentanya. Saya sangat menyesal karena telah melakukan segalanya untuk bisa mendatangkannya, tapi ia tidak melakukan hal yang sama untuk Manchester City”, tutur Mancini yang juga sempat melatih FC Internazionale.

Memang, Roberto Mancini adalah pelatih yang berhasil mendatangkan Nasri ke Etihad Stadium di tahun 2011 lalu. Gelandang asal prancis itu didatangkan dari Arsenal dengan nilai transfer mencapai 25 Juta Poundsterling, sayangnya sampai sejauh ini Nasri baru berhasil menyumbangkan 12 gol saja kepada Citizen di semua kompetisi.

Saat ini Roberto Mancini sedang menangani Galatasaray SK, ketika masih menangani Manchester City, ia berhasil mempersembahkan gelar juara Liga Primer Inggris pada musim 2011/2012 lalu.