Categories
Berita

Tinggalkan Bayern, Shaqiri Gabung Inter Milan

Xherdan Shaqiri baru saja diresmikan sebagai pemain Inter Milan. Kehadiran Shaqiri tentunya bakal membuat lini serang Inter semakin kuat. Walau begitu, si pemain akan menerima tugas dari Roberto Mancini untuuk mengisi pos manapun.
Xherdan Shaqiri
Mancini sempat menyatakan beberapa saat lalu bila timnya kini membutuhkan sosok sayap kelas dunia demi menyolidkan formasi idamannya, 4-2-3-1, yang mana selama ini Rodrigo Palacio, Yuto Nagatomo, Danilo D’Ambrosio, atau Pablo Osvaldo mengisi pos itu.

Empat pemain tersebut tak tampil maksimal, mengingat sayap bukanlah tempat asli untuk mereka. Oleh karena itu Mancini meminta klub untuk mencari pemain yang mampu bermain sebagai winger maupun striker tengah.

Usai mengamankan jasa Lukas Podolski yang mampu melakoni peran sebagai winger kiri atau striker, tak butuh waktu lama Inter langsung mendapatkan jasa Shaqiri. Dipinjam dari Bayern Munchen, pemain asal Swiss itu akan dipermanenkan dengan mahar senilai 18 juta euro.

Selama ini kita tahu bahawa Shaqiri memang lihai memainkan peran di pos sayap kiri maupun kanan. Ia adalah pemain bertipe pelari cepat ditambah dengan akurasi bola mati ciamik.

Tak hanya gemar menyumbangkan assist, Shaqiri juga terbilang gemar mencetak gol. 79 kali tampil bersama Bayern ia membuat 17 gol, sementara saat memperkuat Basel 23 gol dia donasikan dari 130 penampilan.

Catatan inilah yang diharapkan mampu mendongkrak kineja lini serang La Beneamata yang cuma bisa mengandalkan Mauro Icardi maupun Mateo Kovavic.

Categories
Berita

Wenger Sebut Inter Tak Serius Inginkan Podolski

Penyerang Internasional Jerman, Lukas Podolski juga ikut memanaskan rumor transfer jelang dibukanya transfer window musim dingin Januari mendatang. Seperti informasi yang kita dengar sebelumnya, Pemain yang akrab disapa dengan nama Poldi itu memang sering kali disebut-sebut bakal meninggalkan Emirates Stadium, terkait dengan kurangnya kesempatan bermain. Yang terbaru, mantan pemain Bayern Munchen itu dikaitkan dekat dengan Inter Milan.
lukas podolski
Bahkan, menurut informasi yang kami dapatkan, I Nerazzuri telah melakukan pembicaraan dengan kubu Meriam London terkait kemungkinan menebus Podolski. Namun, pelatih Arsene Wenger mendinginkan kabar itu dengan menyebut bahwa Inter Milan hanyalah sekedar melakukan pembicaraan saja, alias tidak serius untuk memboyong podolski ke Giuseppe Meaza.

“Mereka memang berbicara, tapi hanya ada pembicaraan saja. Podolski adalah pemain Arsenal Football Club, dan saya ingin dia bertahan di sini”

“Terlepas dari hal tersebut, arti dari menjadi pemain professional adalah selama anda berada di suatu tempat, anda akan memberikan yang terbaik untuk bisa menaikkan gaji anda dan cinta anda akan klub tersebut”

“Saya berharap dia akan tetap menjadi pemain kami pada akhir Januari nanti. Inter Milan? Hanya lelucon, mereka tidak serius” Papar wenger kepada Reporter Setempat.

Teka-teki masa depan Podolski memang selalu menjadi bahasan media, sang pemain sempat menegaskan bertahan, namun perlahan dia merasa bosan karena terlampau sering berada di pinggir lapangan hanya untuk menyaksikan teman-temannya bermain.

Adapun Arsenal sendiri akan berhadapan dengan Southampton dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-20 yang akan berlangsung pada 1 Januari 2015 besok.

Categories
Berita

Zanetti Ternyata Pernah Nyaris Gabung Real Madrid

Mantan Kapten Inter Milan, Javiet Zanetti ternyata hampir saja urung mencatatkan diri sebagai legenda klub Serie A Italia itu, hal ini terkait dengan kepindahannya menuju Real Madrid yang nyaris saja terjadi di musim 1999/2000 silam. Ketika itu, Inter Milan tengah menjalani masa kritis, pergantian pelatih berulang-ulang sampai akhirnya mengancam keberadaan para pemain. Madrid datang menawarkan tempat di tim utama kepada Zanetti, sang kapten pun sempat tergoda, tapi untung saja presiden Massimo Morratti meyakinkannya untuk bertahan di Giuseppe Meazza.
javier zanetti
“Ketika itu, di muism 1999/2000, kami melakukan pergantian pelatih sebanyak empat kali, ada banyak kebingungan yang terjadi di sini, kemudian datanglah tawaran dari Real Madrid, saat itu adalah titik dimana saya ada di jurang meninggalkan Inter Milan”

“Pada detik-detik terakhir tercapainya kesepakatan, Massimo Moratti datang, saya selalu menjadikan Inter milan sebagai prioritas utama bagi saya. Moratti lantas mengatakan kepada saya, dia meyakinkan bahwa dia tak ingin saya meninggalkan klub ini”

“Sedangkan ketika itu, saya ingin sekali bergabung dengan Real Madrid, kemudian memenangkan berbagai macam gelar. Tapi pada akhirnya saya memutuskan untuk bertahan, dan setelah itu bisa memenangkan semuanya bersama Inter Milan” Pungkas Zanetti seperti yang kami lansir dari Tele Sports.

Pada saat itu, Real Madrid yang diberi julukan los Galaticos memang klub bertabur bintang, terlebih mereka baru saja meraih gelar juara Liga Champions Eropa, tak heran jika Zanetti terpikat. Untung saja, sang pemain memilih untuk bertahan, kemudian memenangkan banyak gelar bersama I Nerazzuri. Dia memutuskan pensiun di tahun 2013 kemarin.