Categories
Berita

Juventus Akan Cocok Ditangani Guardiola, Kenapa ?

Kelanjutan nasib Maurizio Sarri sebagai pelatih Juventus saat ini tengah jadi sorotan. Menurut kabar, mantan pelatih Napoli itu kabarnya bakal digantikan dengan mantan pelatih sukses Barcelona, Pep Guardiola. Benarkah demikian ?

Mauruzio Sarri sendiri baru saja menangani Juventus sejak musim panas kemarin, namun sudah dihantam isu pemecatan menyusul performa tak konsisten Cristiano Ronaldo cs.

Terbaru, Juventus dipecundangi klub papan tengah, Hallas Verona, pada laga pekan ke-23 Serie A dengan skor akhir 1-2. Kekalahan tersebut membuat Bianconneri tergusur dari puncak klasemen sementara oleh sang rival, Inter Milan.

Fakta inipun tak ayal membuat fans Juve dan manajemen klub menjadi geram. Walau posisi tim masih di papan atas, fan menilai masa depan Juventus di tangan mantan pelatih Chelsea cenderung tidak aman.

Sadar akan situasi ini, Manajemen Juventus diyakini memulai pergerakan untuk mencari manajer anyar. Presiden Andrea Agnelli bahkan digosipkan sudah mulai mendekati pep Guardiola yang disatu sisi belum menyepakati kontrak baru dari Manchester City.

Pep dinilai sebagai sosok yang tepat untuk menggantikan Sarri musim depan. Ada tiga alasan yang membuat Juventus dan Josep Guardiola cocok. Pertama, tidak perlu diragukan lagi rekam jejak pelatih asal Spanyol di sepakbola Eropa.

Sepanjang karirnya sebagai pelatih, yang bersangkutan sudah pernah menangani Barcelona, Bayern Munchen, dan saat ini, Manchester City. Torehan prestasi Guardiola bersama tiga klub besar itu juga bisa dibilang sukses.

Sejauh ini, Guardiola sudah memenagkan 23 trofi yakni 14 trofi bersama Barcelona, tujuh trofi bersama Bayern Munchen dan empat trofi dipersembahkan untuk Manchester City. Dengan pengalamannya itu, bukan tidak mungkin sentuhan Pep Guardiola akan membawa Juve jadi raja Eropa.

Faktanya, Italia bukan tempat yang asing bagi Pep. Saat masih aktif bermain dulu, yang bersangkutan pernah berkostum AS Roma dan Brescia.

Hanya saja, dia belum pernah mencoba Serie A italia sebagai pelatih. Jika Fabio Paratici benar-benar merekrutnya, maka Juventus bakal menjadi klub Italia pertama yang ditangani eks Barcelona ini. Melatih Juventus pun akan melengkapi catatan manis Pep Guardiola sepanjang karirnya sebagai pelatih.

Categories
Berita

Hansi Flick Bangkitkan Lagi Performa Thomas Muller

Hadirnya Hansi Flick yang awalnya bekerja sebagai pelatih Interim, benar-benar mengubah wajah Bayern Munchen. Tidak hanya performa tim yang meningkat karena kehadiran Hansi Flick, tapi juga performa beberapa pemain sebagai individu, salah satunya Thomas Muller. Ya, Penyerang asal Jerman tersebut tampak bangkit kembali berkat sentuhan Hansi Flick.

Memang tidak bisa dipungkiri fakta bahwa performa Thomas Muller menurun drastis sejak tahun 2017 lalu. Bahkan, penggawa Timnas Jerman ini sempat dinilai sudah ‘habis’. Walau tetap tampil di tim utama Bayern Munchen, jumlah gol dan assist Thomas Muller jauh menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Menurunnya performa Muller pun seolah didukung dengan keputusan manajer Timnas Jerman, Joachim Low. Sejak 2018, Low tak pernah memanggil Thomas Muller untuk membela Tim Panser di panggung Internasional. Situasi ini terus berkembang, bahkan sempat memunculkan spekulasi kepindahan sang peman dari Allianz Arena.

Tapi sekarang situasinya berubah. Sejak tongkat kepelatihan diambil alih Hansi Flick, Thomas Muller kembali menjadi ‘monster’. Pemain berusia 30 tahun tersebut mampu mencetak lima gol dan enam assist dalam 10 laga terakhir di semua ajang. Bahkan, dia tercatat sebagai pengassist terbanyak di Bundesliga Jerman musim ini dengan total 12 assist.

Berbicara mengenai kebangkitan Muller, Hansi Flick mengaku bahwa sejak awal dia memang tak pernah meragukan kualitas sang penyerang.

“Dia mendapatkan permainan yang sangat bagus secara taktik dan dia adalah pemain yang sangat penting di lapangan. Dia tangan kanan pelatih. Thomas Muller memimpin tim, dia memimpin rekan satu timnya dan bermain di level yang sangat tinggi. Thomas adalah pemain yang akan melakukan tim yang baik,” ucap Hansi Flick dikutip dari situs resmi Bundesliga.

Adapun, Hansi Flick sendiri bukanlah sosok yang asing bagi Thomas Muller. Mereka pernah bekerja sama di timnas Jerman, Hansi Flick sebagai asisten Joachim Low. Karena itu, Hansi Flick bisa dengan mudah tahu kualitas dan kapasitas penyerang berusia 30 tahun tersebut.

Namun begitu, Bayern masih memiliki ‘pekerjaan rumah’, mereka masih tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen sementara Bundesliga Jerman, RB Leipzig.

Categories
Berita

Begini Reaksi Messi Terkait Pemecatan Ernesto Valverde

Ernesto Valverde dipastikan bukan lagi manajer Barcelona, sebagaimana eks pelatih Athletic Bilbao tersebut didepak sejak selasa kemarin. Para pemain Barcelona pun lantas mengucapkan selamat tinggal kepada sang manajer, serta terima kasih atas pengabdiannya selama dua setengah tahun ini. Lantas, bagaimana reaksi kapten sekaligus mega bintang Barcelona, Lionel Messi ?

Seperti diketahui, Barcelona memang telah resmi memecat Valverde pada selasa kemarin (14/01), tak lama setelah kegagalan klub di ajang Piala Super Spanyol. Kabar pemecatan Valverde sendiri sebenarnya sudah lama terdengar. Bahkan sudah ada sejumlah nama yang diisukan bakal jadi pertimbangan untuk menggantikan Valverde di kursi manajer.

Termasuk diantaranya Thierry Henry, Pep Guardiola, Jurgen Klopp, Roberto Martinez, Mauricio Pochettino bahkan mantan pemain Barcelona sendiri, Xavi Hernandez. Setelah kabar pemecatannya tersebar dan diresmikan oleh pihak Barcelona, Lionel Messi belum memberikan reaksi apa pun. Tapi pada Selasa malam waktu setempat, Messi menuliskan reaksinya lewat unggahan di Instagram.

Sang kapten sekaligus bintang utama Barcelona tersebut mengucapkan terima kasih kepada Valverde atas dua setengah tahun kepemimpinannya di Barcelona. Messi pun juga mendoakan sang manajer agar beruntung di masa mendatang.

“Terima kasih atas segalanya, tuan. Saya yakin Anda akan melakukan yang terbaik di mana pun Anda pergi karena, selain menjadi seorang profesional yang hebat, Anda adalah orang yang luar biasa. Saya mendoakan Anda semoga beruntung dan mengirimi Anda sebuah pelukan,” demikian tulis Lionel Messi.

Barcelona tak berlama-lama mencari pengganti Ernesto Valverde. Mereka langsung menunjuk Quique Setien sebagai arsitek anyarnya. Setien sendiri sebelumnya memang sedang menganggur, tapi dia sempat mendapat apresiasi terkait kinerja apiknya bersama Real Betis. Barcelona dipastikan jadi klub besar pertama yang ditangani Setien.

Adapun, Valverde sendiri meninggalkan Barcelona dalam kondisi yang cukup bagus, Barca masih memuncakki klasemen sementara La Liga. Mereka sekarang jadi pemuncak klasemen dengan raihan 40 poin, sama dengan yang dkoleksi Real Madrid yang ada di peringkat kedua. Selain itu, klub juga lolos ke babak 16 besar Liga Champions Eropa dan akan menghadapi Napoli.