Mengenang Tragedi Heysel 29 Mei

 0
Mengenang Tragedi Heysel 29 Meiby browon.Mengenang Tragedi Heysel 29 MeiTanggal 29 Mei adalah tanggal yang akan terus dikenal dalam dunia sepak bola terlebih lagi bagi Sepak Bola Inggris yang menjalani hukuman pahit karenanya. Kamis, 29 Mei 2014, Dunia Sepak Bola berkabung untuk mengenang 39 Suporter yang tewas dalam sebuah tragedi kerusuhan antar Suporter klub di partai Final Piala Eropa (Sekarang Liga Champions Eropa) pada […]

Tragedi Heysel 29 Mei

Tanggal 29 Mei adalah tanggal yang akan terus dikenal dalam dunia sepak bola terlebih lagi bagi Sepak Bola Inggris yang menjalani hukuman pahit karenanya.

Kamis, 29 Mei 2014, Dunia Sepak Bola berkabung untuk mengenang 39 Suporter yang tewas dalam sebuah tragedi kerusuhan antar Suporter klub di partai Final Piala Eropa (Sekarang Liga Champions Eropa) pada tahun 1985 silam tepatnya tanggal 29 Mei, antara Liverpool Kontra Juventus. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Heysel, Brussels, Belgia yang mana tragedi itu kemudian dinamakan Tragedi Heysel.

Tragedi tersebut memakan 39 Korban Jiwa, 7 Diantaranya adalah penonton Netral sedangkan 32 sisanya adalah Suporter Juventus.

Menurut sumber yang kami dapatkan, kedua suporter adu lempar batu sebelum akhirnya Suporter Liverpool yang menang jumlah menerobos masuk ke kawasan Suporter Juventus, para Juventini kemudian terjatuh karena tembok penghalang tak kuat lagi menahan beban dorongan yang terbilang besar.

UEFA selaku penyelenggara kompetisi ini langsung menyelidiki awal mula tragedi menyeramkan itu, dan ternyata para pendukung Liverpool terbukti bersalah, dan sanksi berat pun tidak hanya menimpa mereka akan tetapi semua klub Inggris.

Margaret Thatcher selaku Perdana Mentri Inggris kala itu menghimbau agar Klub-klub Inggris dilarang mentas di Eropa sebagai sanksi tragedi mengenaskan itu. Benar saja, UEFA mengiyakan himbauan itu, dan sanksi bukan hanya untuk kompetisi Eropa saja tetapi dunia (kecuali laga persahabatan), klub-klub Inggris Vacuum di Eropa selama 5 tahun terhitung sejak tahun 1986, dan sedangkan Liverpool mendapatkan hukuman yang lebih berat yakni 6 tahun lamanya.

Juventus saat itu berhasil memenangkan partai Final dengan gol semata wayang yang dicetak oleh Michel Platini.

Author: 

Related Posts

Leave a Reply